Langsung ke konten utama

ARTIKEL BAHASA INDONESIA


MENULIS ARTIKEL ILMIA ANTI PLAGIASI BERTEMA KEPERAWATAN

Salsa rosananda sakinah
S.Tr Keperawatan lawang


Kemajuan teknologi bisa membuat semua orang senang dan mendapatkan informasi, di kemajuan yang lain bagi mahasiswa sekarang lebih di utamakan mengerjakan tugas seperti artikel , makalah dan skiripsi mengerjakanya anti plagiasi. Apa kalian tahu apa itu plagiasi ? jadi plagiasi adalah salah satu pelanggaran yang di sebabkan dengan cara menipu dan mencuri tanpa memberi tahukan kepada penulis ini bertentangan dengan asas etika dan undang – undang menurut (Rosman, A. S., Hassan, A. M., Suratman, A., Ripin, M. N., & Marni, N. 2008). Dan menurut Arista, R. F. (2015) plagiasi merupakan tindakan secara di sengaja maupun tidak disengaja dam memperoleh atau mencoba untuk kredit atau mencari nilai pada suatu karya ilmiah. Plagiasi itu memang sangat membahayakan mengakibatkan bisa masuk penjara hanya gara – gara menyalin pendapat orang ke dalam tugas yang sesuia dengan isi dari penulis. Ada juga menyalin isi dari penulis tapi saat mengutipnya harus ada nama penggarang agar tidak ada salah faham dan tidak di anggap pencurian.
Ada beberapa tindakan plagiat dan juga tidak plagiat menurut utorodewa ( dalam widyartono 2015 : 7) yang pertama yang termasuk plagiat yaitu : (1) salin – timpa sebuah karang penulis tanpa melakukan tindakan mengkutip sebuah karang orang lain dan karang diambil persis dari penulis, (2) mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan nama pengarang dan tentang sumbernya yang cukup terhadap penulisan yang telah di salin kepada karang itu. Yang kedua yang bukan plagiasi yaiu : (1) menggunakan teknologi dalam mecari informasi yang berupa fakta umum dan terpercaya, (2) mengubah penulisan karangan tanpa mengubah sebuah ide pengarang dengan membuat opini orang lain dengan memberikan sumber yang jelas. (3) mengutip karangan dengan menyesuaikan peraturan dan syarat – syarat dalam penulisan karya ilmiah dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan penulisan sumbernya.
Ada beberapa masalah yang menyebakan melakukan plagiasi dalam kalangan mahasiswa adalah : (1) kurangnya pengetahuan terhadap karya ilmiah, (2) tidak adanya sanksi terhadap mahasiswa tentang tindakan plagiasi dalam universitas/institusi, (3) mahasiswa sekerang lebih suka yang instan dalam penulisan karya ilmiah, (4) pelaku plagiasi di internet kurang di tekan dan kurang di tindak lanjuti di kalangan pustakawan menurut (Santoso, H., & Sos, S. 2015). Dalam faktor – faktor di atas bisa di simpulkan bahwa melakukan plagiasi ini tergantung pada diri sendiri dan bagaimana cara agar bisa mencegahnya yaitu bisa dengan melakuakn kutipan.
Dimana ada penyebab pasti akan ada cara penyelesaian dan juga penanggulangan plagiasi dalam melakukan penulisan karya ilmiah bertema keperawatan pada mahasiswa yaitu : (1) mencari referensi yang terpercaya akan membuat pertimbangan untuk kelayakan terkaitnya penulisan dalam riset, dalam menggunakan referensi harus secara jujur, bertanggung jawab, hingga bisa menghargai karangan dan ide orang lain dalam karya tulis ilmiah menurut ( widyartono 2017) contohnya di google scholar (2) saat membuat sebuah penulisan agar tidak plagiasi yaitu dengan cara di kutip, kutipan di bagi menjadi yaitu kutipan tidak langsung dan kutipan langsung. Kutipan tidak langsung adalah tindakan salin – timpa (copy – paste ) suatu ide yang berbeda dengan kalimat aslinya tanpa mengubah ide si penulis contohnya dan menurut Saif, A. (2017) HIV/AIDS penyakit yang penularanya melalui hubungan seksual secara berlebihan dan bebas. Sedangakan kutipan langsung adalah kutipan langsung yang melakukan salin – timpa tanpa mengubah suatu karang si penulis dengan mengunakaan tanda kutip dan kutipan langsung memilki 3 model dalam penulisan: (a)  mengkutip ringkas kurang dari 40 kata, (b) mengkutip 41 – 250 kata, (c) kutipan sebagian dari karangan di hilangkan, contohnya dari kutipan ringasan yang kuarang dari 40 kata yaitu terhadap penyakit HIV/AIDS menurut Nursalam, D. K., & Dian, N (2007)”perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien yang terinfeksi HIV/AIDS sangat berbeda untuk tiap individu, ada yang merasa biasa - biasa saja dan ada yang merasa takut, cemas dan serta was-was.” (Menurut widyartono 2015 : 18). (3) setelah membuat karangan sendiri dan juga  mengutip dari penulis, sebaiknya melakukan pengecekkan kepada cek plagiarisme yaitu contoh di smallseotools. (4) membuat daftar rujukan dengan benar dan sesuai, daftar rujukan merupakan sumber – sumber dasar yang di pakai untuk sebagai situ yang mebenarkan adanya ide/ karang seorang penulis yang telah dikutip menurut (Saleh, A. R. 2014). Setelah melakukan itu semua dan sesuai dengan syarat – syarat penulisan karya ilmiah bisa di anggap penulisan tersebut anti plagiat.
             Setiap mengerjakan karya ilmiah apapun sebaiknya mencari referensi yang sumber informasi yang terpercaya , dan agar terhindar dari plagiat dengan cara mengutip suatu karangan penulis sesuai ketentuan agar terhindar dari plagiat, setelah karang sendiri jadi tindakan selanjutnya mengecek karang tersebut di cek plagiarisme jika terjadi plagiat segera mengubah dan memperbaiki dengan benar. Jadilah mahasiswa yang berkualitas dan jujur dalam melakukan tindakan.

DAFTAR RUJUKAN

Arista, R. F. (2015). Plagiarisme Di Kalangan Mahasiswa. Paradigma3(2).
Rosman, A. S., Hassan, A. M., Suratman, A., Ripin, M. N., & Marni, N. (2008). Persepsi Pelajar Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Terhadap Plagiarisme. Jurnal Teknologi, (48), 1-14.
Saleh, A. R. (2014). Bahan Rujukan.
Santoso, H., & Sos, S. (2015). Pencegahan dan Penanggulangan Plagiarisme dalam Penulisan Karya Ilmiah di Lingkungan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Hari Santoso, S. Sos1, 1-23.
Widyartono, d. (2015). Panduan menulis karya ilmiah di perguruan tinggi. Malang: universitas negeri malang.
Widyartono, d. (2017). IMPELEMENTASI PINDAI PLAGIASI SECARA SAMBUNG JARING PADA KARYA TULIS ILMIAH SISWA SMA.https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL BAHASA INDONESIA

PUDARNYA KENCINTAAN PADA PEMUDA MILLENIAL TERHADAP BAHASA INDONESIA Salsa Rosananda Sakinah S.Tr Keperawatan Lawang Salsasakinah17@gmail.com Bahasa indonesia salah satu bahasa melayu yang diresmikan mejadi bahasa indonesia. Bahasa indonesia sudah tercantum pada sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 1928 bahwa yang menjadi bahasa persatuan bangsa indonesia adalah bahasa indonesia, tetapi sekarang pemuda mengngap remeh bahasa indonesia dan lebih baik bahasa gaul, bahasa gaul adalah bahasa yang dijadikan lebih simpel dan dilebih – lebihkan, biasanya bahasa gaul dan bahasa asing digabungkan disebut bahasa campuran. Pemuda sekarang lebih suka kata singkat yang di anggap berlebihan. tindakan ini sama seperti bangsa luar contohnya “ this is for you, ok?” dibahasa asingkan menjadi “ this is 4 u, k?”. Sikap seperti itulah yang menyebabkan pemuda indonesia lebih suka bahasa gaul maupun bahasa asing karena dianggap lebih mudah dan singkat.   Pemuda sekarang lebih mengikuti ...

artikel keperawatan

TERINFEKSINYA MANUSIA PADA PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (HIV/AIDS) Salsa rosananda sakinah S.Tr Keperawatan lawang Salsasakinah17@gmail.com ABSTRAK : manusia pada zaman sekarang itu sudah banyak yang melakukan pergaulan bebas dan seks bebas jadi terjadilah penyakit seksual yang menular yaitu HIV/AIDS. Penyakit ini pasti memiliki beberapa penyebab dan juga pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS, Dalam penyakit HIV/AIDS ini miliki banyak tahap yang belum kita ketahui karena pada tahap pertama penyakit ini belum bisa terdekteksi dan untuk dokter anjuran agar pasien segera di obati melewati tahapan tingkat yang akan menentukan tindakan dokter terhadap pasien ada beberapa faktor lingkungan yang pempengaruhi pasien. Pada Asuhan keperawatan dan juga pengobatan sudah memilki penyelasainya. jadi penyakit HIV/AIDS penyakit yang menular akibat kita sendiri dan bagaimana menjaga dan mencegah terjadinya penyakit HIV/AIDS yang akan menyebar kesemua orang dan diri sendiri. KATA KUNCI : ...